Tema : Kesenian Tari Nasional

Judul : Melalui Seni Menebar Inspirasi

Narasumber 1 : Martinus Miroto

Narasumber 2 : Anang Wahyu Nugroho

Narasumber 3 : Bima Arya Putra

MC : Andy Flores Noya

–        Persembahan tarian (Heads) oleh para Narasumber (Miroto,Bima, Anang) di awal acara sebagai perkenalan dan sambutan

–        Audience memberi tepukan tangan yang meriah

MC : (Memberi tanggapan hangat) Keren, Jadi sebenarnya sudah berapa lama anda menjadi penari?

Martinus Miroto : Umur 12 Tahun pertama kali mentas

MC : Jadi darimana anda bisa menjadi seorang penari, siapa yang mengajari anda menari?

Martinus Miroto : Waktu saya berumur 12 saya dikasih private teacher, dan itu ternyata tidak membuat saya berhanti sampai sekarang

MC : Oke, selain guru private ada guru lain lagi?

Martinus Miroto : (Menceritakan erguru dengan banyak guru) kemudia saya juga ke Amerika untuk berlajar tari

MC : Pulang dari Amerika dengan segala kemampuan tari dan semakin hebat menari, anda kemudian yakin bahwa ini adalah profesi yang anda tekuni hingga saat ini?

Martinus Miroto : (Menceritakan tentang pengalaman berprofesi tari) jadi menjadi penari sebenarnya sedikit absurb, kita di beri ucapan terimakasih sudah bahagia. Jadi yang pertama kali memberi ucapan terimakasih itu ibu saya yang membuat saya semangat (bercerita tentang ibunya)

MC : (Mengajak audience dan pemirsa untuk memberi semangat untuk anaknya)

–        Audience memberi tepukan tangan

MC : (Memperkenalkan narasumber yang lain) jadi kalian mulai menari sejak umur berapa?

Anang Wahyu Nugroho : Saya sejak umur 12 tahun

Bima Arya Putra : Saya sejak umur 6 tahun

MC :  Kenapa kalian berdua ini merasa sebagai seorang penari bisa membuat anda Bahagia?

Anang Wahyu Nugroho : (Bercerita awal untuk menari) jadi bisa membuat saya bahagia dan mandiri.

MC : Oh mandiri secara ekonomi, kalo kamu gimana?

Bima Arya Putra : (bercerita awal mula masuk dunia tari) Awalnya saya menghadiri acara tari di prambanan dan menggambar orang menari. Lalu dari situ saya mulai merasa bebas dan rileks ketika mulai menari. Dan dari situ saya mulai menari dan dibimbing hingga bertemu pak Miroto.

MC : Oh jadi anda pengajar ya, anda mengajar dimana?

Martinus Miroto : Benar, saya mengajar di ISI JOGJAKARTA

MC : Jadi sudah berapa karya tari anda hingga saat ini?

Martinus Miroto : Mungkin lebih dari 50

MC : Terakhir saya dengar tapi belum pernah saya lihat karena ini berkaitan dengan teknologi ya, yang anda namai Realitas Teleholografis, itu apa?

Martinus Miroto : (Menjelaskan tentang Teleholografis) jadi ini harus dilakukan secara bersamaan.

MC : Terus apa pendapat teman – teman anda?

Martinus Miroto : Bagi say aini sesuatu yang baru ya, dan sesuatu yang baru itu selalu memberi semangat. Banyak komentar bahkan sampai saat ini mengenai industry 4.0 manusia digantikan mesin, itu mungkin ya menurut saya menghadirkan orang yang jauh dalam bentuk hologram ya. Karena itu dinamai Teleholografis.

–        Audience tepuk tangan meriah

Kesimpulan :

Penari yang mempunyai prestasi yang tinggi dan mempunyai komitmen yang di junjung tinggi pada profesinya. Dan melalui dirinya, dia bisa memberi inspirasi bagi banyak orang.