Gambar 1 : Mindmapp Konsep Tasawuf Jawa
(Sumber : Dokumen Pribadi, 22 Mei 2021)

SASTRA MISTIK

Sastra mistik merupakan cara penyebaran atau mengembangkan ajaran islam dengan cara sufistik. perkembangan sastra mistik ke jawa di sebarkan Wali Sanga. Contoh sastra mistik yang dikembangkan oleh Wali Sanga adalahSuluk Wujil, Suluk Sujinah dan Suluk Malaya. Perkembangan sastra mistik dijawa diterima oleh masyarakat jawa dengan penuh keramahan. Perkembangan sastra mistik mulai nampak setelah kemunduran kerajaan Majapahit dan banyak komunitas islam yang muncul di setiap daerah, meliputi Tuban, Gresik, Panarukan, Demak, Pati, Yuwana, Jepara dan Kudus.

SEPIRITUAL KESUSASTRAAN

Sastra jawa yang mengandung spiritual antara lain Serat Suluk, Serat Wulangreh dan Serat Dewaruci. Penyebaran agama islam dengan cara ini memperhitungkan adat istiadat dan tradisi dalam penyampaiannya. Sehingga masuknya islam di Indonesia disambut dengan damai dan penuh keramahan.

Penyebaran islam dengan cara sepiritual kesusastraan dipelopori oleh beberapa tokoh. Di daerah Sulawesi Selatan terdapat tokoh Syeh Yusuf yang menyebarkan tasawuf dan akhlakul karimah. Wilayah Priangan Jawa Barat dipelopori oleh Syeh Abdul Muhyi sedangkan untuk Sumatra dapat disebutkan Syeh Abdurrauf Singkili (Purwadi. 2011). selain itu penyebaran ajaran agama islam di pulau jawa disebarkan oleh Walisanga. Cara penyebaran yang digunakan adalah dengan mendirikan pondok pesantren dan mendirikan kerajaan kerajaan islam.

Dikutip dari : Purwadi. 2011. Kajian Filosofis Sastra & Budaya Nusantara. Yogyakarta: Putra Bangsa.